8 Mei 2017 – Mengurus Catatan Sipil Setelah Menikah

Hal selanjutnya setelah melakukan pernikahan adalah masuk ke dalam proses administrasi. Tentu, sebagai warga negara yang baik tidak cukup apabila hanya memegang dokumen pernikahan dari instansi keagamaan, kita juga harus memiliki dokumen resmi dari negara dong. Jadi blog kali ini adalah tentang mengurus proses catatan sipil. Untuk kalian yang sedang berencana untuk mengurus proses catatan sipil juga, mudah-mudahan blogpost ini membantu ya.

Berhubung memang saya dan pasangan tidak melakukan proses catatan sipil pada saat hari H #repot #MalesBayarPetugasnya, jadi kami memilih untuk mengurus proses ini setelah pulang dari honeymoon. Terima kasih kepada mbah Google, saya setidaknya mengetahui kira-kira dokumen apa saja yang harus saya bawa saat mengurus catatan sipil, jadi pada tanggal 8 Mei 2017 saya menuju ke kantor suku dinas kependudukan Jakarta Barat, tepatnya di Jalan Meruya Utara No.5, Jakarta Barat (021.5890 2656 / 0212. 5890 2657)

Ingat bahwa kamu perlu untuk rapih untuk datang ke Suku Dinas Kependudukan ini ya. Yang penting adalah jangan menggunakan celana pendek dan sandal jepit karena saat saya mengurus ini ada bapak-bapak yang mengantar istrinya dan dia tidak diperbolehkan masuk karena mengenakan celana pendek.

8 Mei – Mengurus Surat Pengantar di Suku Dinas Kependudukan Jakarta Barat

Begitu masuk ke dalam area parkir, kamu akan diberikan karcis parkir oleh juru parkir. Setahu saya parkir disini gratis, cukup kembalikan kartu parkirnya, namun saya tetap memberikan uang parkir 2rb seperti biasa.

Jujur, saya paling malas kalau berurusan dengan orang pemerintahan karena dalam benak saya, pasti lama, prosesnya manual dan hal-hal lain yang membuat saya enggan untuk berurusan dengan urusan pemerintahan. Tetapi terima kasih atas perubahan revolusi mental yang terjadi di negara ini, ternyata dugaan saya salah.  Ketika masuk, petugas di sebelah kiri saya dengan ramah menanyakan keperluan saya. Berhubung saya mengurus akta pernikahan catatan sipil, saya diberikan kertas nomor antri dengan kode A.

20170508_105333
Nomor antrian. Pastikan map kamu berwarna merah.
20170508_105804
Suasana di dalam kantor Suku Dinas Kependudukan Jakarta Barat

Hal pertama yang harus kamu lakukan saat mengurus Catatan sipil adalah mengambil formulir yang harus diisi oleh kamu dan pasangan. Formulir ini terdiri atas 8 halaman yang intinya berupa surat pernyataan dan data diri kalian. Kalian  dapat mengisi sendiri di tempat atau membawa pulang formulirnya apabila dokumen kalian belum lengkap. Apabila semua data dan dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap, lanjutkan ke proses pengecekan dokumen. Berikut adalah dokumen-dokumen yang harus kamu dan pasangan persiapkan untuk pengecekan dokumen:

  • Map berwarna merah untuk menyimpan semua berkas persyaratan (Ya, HARUS berwarna merah ya)
  • Surat pemberkatan dari Gereja / Vihara / Pura (asli dan copy) + ada bukti Legalisir apabila lebih dari 60 hari)
  • Fotokopi surat baptis untuk mereka yang beragama Kristiani
  • Surat keterangan dari Kelurahan berupa surat N1, N2, N4 + PM1 (DKI) dari kedua mempelai
  • Fotokopi KTP dan KK kedua mempelai
  • Fotokopi Akta Kelahiran kedua mempelai (Lampirkan dokumen asli juga)
  • Pas foto berdampingan ukuran 4 x 6 berwarna sebanyak 5 lembar (Foto harus foto terbaru, tanpa rekayasa camera 360 dsb, tidak buram dan berpakaian rapih ya)
  • Fotokopi KTP dua orang saksi selain orang tua.
  • Fotokopi KTP orang tua kedua mempelai.
  • Surat pernyataan belum pernah menikah di atas materai Rp.6000 dan diketahui oleh 2 orang saksi + Stempel RT/RW Setempat.

Saya sendiri sempat bermasalah dengan salah satu dokumen saya karena tidak membawa fotokopinya, beruntung tempat lokasi fotokopinya berada tidak jauh dari gedung ini. Lokasinya berada tepat di samping gedung. Cukup tanyakan kepada petugas setempat kalau kamu tidak menemukan tempat fotokopinya.

Ketika pengecekan dokumen kamu selesai dan tidak memiliki masalah, kamu akan diberikan Tanda Terima Berkas Akta Perkawinan seperti di bawah yang menunjukkan bahwa kapan tanggal sidang kamu.

20170508_114438
Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan Jakarta yang menyatakan bahwa tanggal sidang saya adalah tanggal 23 Mei 2017.

Berhubung pasangan saya masih berdomisili di Bekasi, petugasnya mengatakan bahwa saya membutuhkan surat keterangan domisili dari Suku Dinas Kependudukan Bekasi untuk dapat melakukan sidang. #Haiyaah. Jadi setelah saya selesai mendapatkan surat tanda terima berkas, saya diarahkan ke sebuah ruangan dimana saya dibuatkan surat pengantar untuk diberikan kepada Suku Dinas Kependudukan Bekasi yang mana surat tersebut akan selesai dalam waktu 10 hari kerja.

Wait, 10 hari kerja? Berarti lewat dong tanggal sidangnya? Tenang, petugasnya mengatakan bahwa tanggal sidang boleh undur, yang penting dapatkan dulu surat pengantar dari Bekasi karena surat ini tidak dapat diwakilkan dan harus kita yang mengambil dan mengantar. Baiklah. Dengan demikian berarti kita dapat mengatur sendiri kapan jadwal sidang yang kita inginkan. Saya dan pasangan memutuskan untuk datang sidang tanggal 8 Juni 2017.

12 Mei – Mengurus Surat Pengantar di Suku Dinas Kependudukan Bekasi

Berhubung saya tidak tahu dimana lokasi Suku Dinas Kependudukan Bekasi, saya menggunakan Google Maps sebagai patokan dan harus bersiap-siap pantat menjadi tepos karena mengendarai motor selama kurang lebih 2 jam ke Bekasi. Lokasi tepatnya ada di Jl. Ir. Juanda No 100, Bekasi (021.883 42729)

Sesampainya disana, sama seperti di kantor Suku Dinas Jakarta, kamu akan diberikan karcis parkir saat masuk ke area parkir. Untuk mengurus Akta Perkawinan, gedungnya beradadi paling pojok kanan. Sayang, suasananya tidak ‘secanggih’ seperti di Suku Dinas Kependudukan Jakarta, karena tidak ada petugas yang melayani saya saat datang menjadikan saya harus mencari sendiri hanya untuk sekedar bertanya dimana mengurus surat pengantar yang dimaksud.

Kebetulan saat itu, saya menemukan seorang petugas yang sedang dibombardir pertanyaan dari para calon pengurus. Setelah menunggu, saya diarahkan menuju ke loket 5 (yang mana tidak ada plang yang menyatakan dimana lokasi loket 5 #Aneh)

20170531_130433
Suasana pengambilan nomor antrian di Suku Dinas Kependudukan Bekasi yang masih terasa ‘manual’

Setelah menunggu jam istirahat dan mengeyangkan perut dengan satu porsi Bakwan Malang, saya akhirnya memberikan surat pengantar yang diberikan dari Suku Dinas Kependudukan Jakarta kepada petugas yang berjaga. Lalu saya diberikan surat keterangan yang menyatakan dokumen pengantar yang dibutuhkan selesai pada tanggal 31 Mei 2017. Jadi nanti saya harus kembali lagi ke Bekasi tanggal 31 Mei untuk mengambil surat yang dimaksud. #PantatTeposLagiDeh

20170602_152047
Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan Bekasi yang menyatakan bahwa surat keterangan saya selesai pada tanggal 31 Mei 2017

31 Mei – Mengambil Surat Pengantar di Suku Dinas Kependudukan Bekasi

Hari yang ditunggu telah tiba. Hari ini tiba saatnya mengambil Surat Pengantar yang akan digunakan untuk sidang. Berhubung saya sudah mengetahui lokasi tempat Suku Dinas Kependudukan Bekasi, saya menjadi lebih cepat sampai kesana. Dan berikut adalah surat asli yang dibutuhkan oleh Suku Dinas Kependudukan Jakarta untuk dibawa saat sidang. Dan akhirnya surat yang dimaksud selesai. Horeee .. tinggal menunggu jadwal sidang tanggal 8 Juni 2017 nanti.

Catatan-Sipil-9
Demi secarik surat ini, harus 2x bolak-balik ke Bekasi, mengendarai motor selama kurleb 4 jam bolak balik dan pantat tepos. #oops

8 Juni – Proses Sidang

to be continued yaa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: